Foto tersebut diyakini dibuat pada 1879 atau 1880 di kawasan Fort Sumner, New Mexico. Si jago tembak tampak mengenakan baju lusuh dan topi, menatap kamera sambil memegang senapan Winchester.
Foto tersebut dibeli oleh kolektor pribadi William Koch. Harga $ 2,3 juta (hampir Rp 20 miliar) yang dibayarkan dalam lelang tersebut enam kali lipat dari taksiran harga, kata juru bicara lelang Melissa McCracken.
Billy the Kid memberikan foto tersebut kepada seorang teman, Dan Dendrick, dan keluarga Dendrick kemudian menyimpannya. "Hanya ada satu foto Billy the Kid, dan saya rasa itulah sebabnya potret ini menarik imajinasi orang," kata McCracken seperti dikutip BBC Indonesia, Ahad (26/6).
Residivis Billy the Kid diyakini lahir di New York, tapi pindah ke Colorado dengan ibu dan saudara-saudara laki-lakinya ketika ayahnya meninggal. Dia kemudian terjun ke dunia kejahatan pencurian dan berbagai pelanggaran hukum lain.
Atas ulahnya tersebut, dia kemudian menjadi buron di beberapa negara bagian di belahan utara AS dan juga Meksiko utara. Dia diduga membunuh 21 orang, namun beberapa sumber menyebutkan angka 27.
Billy the Kid ditangkap dan dijatuhi hukuman gantung atas pembunuhan seorang sheriff pada 1878. Dia berhasil kabur, namun dia akhirnya tewas di tangan orang yang memburunya, Sheriff Patrick Floyd Garrett, pada 14 Juli 1881.(ADO)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar